Search

Cookie Notice

ReloadBall menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman pengguna, analitik pengunjung, dan performa website. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie.

Prancis Gilas Norwegia 4-1, Hat-trick Ousmane Dembele Warnai Pesta Les Bleus di Piala Dunia 2026

Prancis Hancurkan Norwegia 4-1, Ousmane Dembele Bersinar dengan Hat-trick di Piala Dunia 2026

Prancis tampil luar biasa saat menaklukkan Norwegia dengan skor telak 4-1 pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026. Les Bleus mendominasi pertandingan sejak menit awal dan menunjukkan efektivitas tinggi di lini depan.

Ousmane Dembele menjadi bintang utama dengan mencetak hat-trick, sementara Desire Doue menutup pesta gol Prancis pada masa injury time. Di sisi lain, Norwegia hanya mampu membalas satu gol melalui Thelo Aasgaard.

Dembele Langsung Menggila di Babak Pertama

Prancis tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan dominasinya.

Pada menit ketujuh, Ousmane Dembele membuka keunggulan setelah menerima umpan dari Kylian Mbappe. Kombinasi keduanya kembali menjadi ancaman utama bagi pertahanan Norwegia.

Tekanan terus berlanjut hingga Dembele mencetak gol keduanya pada menit ke-20, lagi-lagi memanfaatkan assist Mbappe. Keunggulan dua gol membuat Prancis semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Norwegia sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-21 melalui Thelo Aasgaard yang memanfaatkan assist Andreas Schjelderup. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi tim Skandinavia.

Namun hanya sebelas menit kemudian, Dembele kembali mencetak gol ketiganya setelah menerima umpan dari Aurelien Tchouameni. Hat-trick tersebut membawa Prancis unggul 3-1 hingga turun minum.

Norwegia Kehilangan Momentum

Memasuki babak kedua, Norwegia berusaha bangkit dan meningkatkan intensitas serangan.

Peluang emas datang pada menit ke-50 ketika mereka mendapatkan hadiah penalti. Sayangnya, eksekusi Larsen gagal berbuah gol sehingga kesempatan memperkecil ketertinggalan pun terbuang.

Kegagalan tersebut menjadi titik balik yang membuat Prancis kembali mengambil kendali permainan.

Les Bleus bermain lebih tenang dengan menguasai bola dan mengatur tempo, sementara Norwegia mulai kesulitan menciptakan peluang bersih.

Desire Doue Menutup Pesta Gol

Menjelang berakhirnya pertandingan, Prancis kembali menambah keunggulan.

Pada menit 90+4, Desire Doue mencetak gol keempat setelah menerima umpan dari Bradley Barcola. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 4-1 bagi Prancis sekaligus menutup penampilan impresif mereka di fase grup.

Ringkasan Pertandingan

Norwegia 1-4 Prancis

Pencetak Gol

⚽ 7' Ousmane Dembele (Assist Kylian Mbappe)

⚽ 20' Ousmane Dembele (Assist Kylian Mbappe)

⚽ 21' Thelo Aasgaard (Assist Andreas Schjelderup)

⚽ 32' Ousmane Dembele (Assist Aurelien Tchouameni)

⚽ 90+4' Desire Doue (Assist Bradley Barcola)

Momen Penting

❌ 50' Larsen gagal mengeksekusi penalti untuk Norwegia.

Kartu Kuning

🟨 Patrick Berg (Norwegia)

🟨 Aurelien Tchouameni (Prancis)

Man of the Match

Ousmane Dembele

Penyerang Prancis tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol hanya dalam satu babak. Pergerakannya sulit dihentikan, penyelesaian akhirnya sangat efektif, dan ia menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Norwegia sepanjang pertandingan.

Analisa ReloadBall

Prancis menunjukkan mengapa mereka menjadi salah satu favorit juara Piala Dunia 2026. Serangan mereka sangat efektif dengan memanfaatkan kecepatan Dembele dan kreativitas Mbappe.

Kolaborasi kedua pemain tersebut menjadi senjata utama yang membuat lini belakang Norwegia terus berada di bawah tekanan. Selain itu, lini tengah yang dikomandoi Tchouameni mampu menjaga keseimbangan permainan sehingga Prancis tetap dominan sepanjang laga.

Norwegia sebenarnya sempat memberikan perlawanan melalui gol Aasgaard dan memiliki peluang emas dari titik penalti. Namun kegagalan memanfaatkan kesempatan tersebut membuat mereka kehilangan momentum untuk kembali ke pertandingan.

Kemenangan ini menjadi modal besar bagi Prancis menuju babak gugur. Sementara itu, Norwegia harus segera mengevaluasi lini pertahanan yang terlalu mudah ditembus saat menghadapi tim dengan kualitas serangan tinggi.

Berita Terkait :

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Komentar Anda